Senin, 31 Maret 2008

LINGKARAN LOA DI BAWAH MERAPI PAGI HARI


Di KOPDAR LINGKAR LOA JOGLOSEMAR di Kaliurang 20 orang membentuk lingkaran... saling berbagi dalam keberlimpahan... menulis ulang dream - goal dan belajar tentang kekuatan dahsyat dari pikiran dan emosi....

Jumat, 21 Maret 2008

The DARK SIDE OF LOA

Galih... anakku...
Ayah sedang tidak bercerita tentang yang "gelap-gelap" apalagi remang-remang... dijamin juga tidak cerita yang serem-serem di LOA... tapi ayah ingin cerita tentang kegagalan orang dalam melakukan LOA...
Galih... banyak orang mengeluh, merasa doa tidak terkabul... merasa LOA tidak memberi hasil seperti yang diinginkan...
Ada 3 penyebab DOA tidak terkabul, LOA berjalan pada sisi yang negatif, LOA berjalan tapi dirasa tidak sempurna...

Yang Pertama, KETERIKATAN PADA KEPEMILIKAN
Ketika kita terikat dalam kepemilikan adalah ketika kebahagiaan kita terikat pada kepemilikan benda. Begitu kita terikat, seluruh pikiran dan hati kita memancarkan vibrasi miskin, takut kehilangan, kebahagiaan yang bersyarat, keraguan tiada henti, kekhawatiran, jiwa yang dikuasai... serem kan kalau itu semua yang direspon oleh Law Of Attraction... dan menjadi nyata...

"Segala sesuatu yang anda pancarkan lewat pikiran, perasaan, citraan mental dan tutur kata anda akan didatangkan kembali ke dalam kehidupan anda" (Catherine P, Dynamic Law Of Prosperty)

Galih, ini semua tentang dominasi perasaan dan pikiran yang negatif dibandingkan apapun hasrat dan keinginan, apapun doa yang diminta, apapun LOA yang diharapkan... LOA hanya merespon apa yang ada dan dominan dalam gelembung hasrat dan perasaanmu...

Galih ... ayah berpesan... besok bangun pagi... lepaskan napas segarmu bersama afirmasi:
"Aku melepaskan Keterikatan, Aku tahu bahwa sikap dan pikiranku yang membuat aku bahagia... bukan yang lain...

Yang Kedua, KEGAGALAN VISUALISASI
Galih... visualisasi yang menjadi jembatan antara otak kanan dan otak kiri, antara unconscius mind dan conscius mind, antara hasrat dan realita antara mimpi dan kenyataan....
Seperti ketika kita complaint dan minta ganti remote AC ke Hypermart karena remote AC baru kita tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Kita harus detail memberikan spesifikasi, hingga sedetail mungkin.... baru kita mendapat remote yang kita maui.
Itulah visualisasi menjadi jembatan antara permintaan dan pengabulan.
Banyak orang sudah merasa tidak perlu visualisasi ... pokoknya minta dan minta aja terus... yang terjadi adalah begitu LOA berjalan seperti seharusnya dan dirasakan tidak sesuai harapan... maka yang terjadi adalah kegagalan visualisasi.
Kunci visualisasi adalah jernih dan detail dan yang penting adalah SMART:
Spesifik: ibarat remote AC, kita harus tahu spec-nya, ukurannya, warnanya, bentuknya, kalau perlu rasanya.... hemmm
Measurable: terukur, seberapa besar, kapan, berapa lama
Aggreed: diri kita, bawah sadar kita harus menyetujui spec tsb
Realistic: meminta memang harus lebih tinggi tapi untuk apa minta lautan kalau kita hanya membutuhkan segelas air segar untuk diminum
Trackable: Jelas kerangka waktunya...
Galih... anakku ingat yah... kegagalan visualisasi akan membawa penyesalan... jadi jernihkan visualisasi-mu dulu sebelum melangkah dalam DOA dan LOA...

Yang Ketiga, KEYAKINAN YANG MEMBATASI
Galih... mungkin kita punya hasrat yang bagus, mungkin kita sudah punya visualisasi yang jelas, detail dan jernih dan mungkin doa sudah dipanjatkan siang malam, mungkin perasaan dan hati kita sudah dibersihkan dari keterikatan tetapi semua akan berantakan begitu kita dalam Keyakinan Yang Membatasi...
Galih... masih ingat kan ketika kita ke Kebun Binatang... Galih bertanya kenapa Gajah tidak lari dari tempatnya dikukung dalam kandang... padahal gajah bisa lari, gajah bisa menarik mobil, bisa merobohkan pohon, tapi memilih diam terikat di tiang kayu yang besarnya tidak lebih besar dari kaki gajah...
Ini adalah keyakinan yang membatasi... dari kecil gajah terikat di kayu dan kalau berontak tidak bisa lepas dari ikatan... dan keyakinan ini terbawa hingga dewasa... terbelenggu oleh keyakinannya...

Teman ayah kemarin Sinto cerita tentang anaknya (3 tahun) yang sudah hampir 3 minggu di Rumah Sakit dan harus memakai alat bantu nafas (Ventilator) karena infeksi paru-paru... dan minta nasihat untuk terjaganya LOA-nya saya pesan ke bu Sinto untuk melepaskan semua Keyakinan yang Membatasi... karena itu yang menjaga Positif Feeling ... menjaga gelembung vibrasi selalu dalam arah positif... saya pesan
“Allah menjamin dikabulkannya setiap Doa Kita”
“Tiada penyakit yang tiada obatnya”
Jadi kenapa ada keyakinan yang membatasi... kita harus tetap yakin atas berlakunya setiap hukum Allah secara mutlak....

Anakku Galih.. lepaskan segala penyebab berjalannya sisi-sisi gelap, sisi-sisi negatif, sisi-sisi yang tidak diinginkan dari Law Of Attraction.

Sabtu, 15 Maret 2008

The Power Of Releasing II

Halo semua…. Selamat Pagi Selalu…. Hemmm segarnya….Masih ingat mas Karso yang membersihkan kolam hatinya sehingga berkilau dan jernih….(The Power Of Releasing I di http://galih-apisemangat.blogspot.com )

Mas Karso sudah membersihkan ruang hati dan pikiran dari semua beban-beban masa lalu
Sehingga ringan langkah diayun

Sandra Anne Taylor dalam "Quantum Success The Astounding Science of Wealth and Happiness"
Menempatkan the Power Of Releasing sebagai kekuatan pribadi yang pertama dan utama.
Ada beberapa tingkat pelepasan.
LEVEL 1: Pelepasan Fisik ………… lepaskan semua ketegangan, penat, badan pegal-pegal dengan rekreasi, olah raga atau meditasi…. Bukankah dalam badan yang sehat terdapat badan yang kuat kan….

LEVEL 2 : Pelepasan Mental ...Ada beberapa mental yang harus dijernihkan:
1. Menghakimi, menghakimi orang lain, diri sendiri bahkan menghakimi pengalaman-pengalaman buruk di masa lalu.
2. Kekhawatiran ….
LEVEL 3: Pelepasan Perilaku
…. Perilaku dipengaruhi dan perilaku kecanduan akan segala hal hanya akan memati rasakan emosi kita….
…. Merasa bahagia karena rokok, televisi, makan, foya-foya adalah contoh kecanduan yang mengekang kita dalam kebahagiaan semu….

LEVEL 4: Pelepasan Dari Keterikatan Materi …. Harta kita, pekerjaan kita, mobil kita, baju sampai perhiasan yang dikenakan adalah semua hal yang kita banggakan karena kita miliki. Namun harga dari kepemilikan adalah keterikatan… jadi kita akhirnya yang dimiliki oleh harta…

"Apakah yang terjadi kalau kita kehilangan?"
Lenyapnya kebahagiaan karena kebahagiaan terikat dalam kebendaan…..
Bukan kita tidak boleh mengumpukan harta tapi "Kita tidak memerlukan harta benda supaya kita bahagia"
Dan jangan lupa paradoksnya:
"KETIKA ANDA MELEPASKAN KETERIKATAN ANDA MEMPEROLEH SEGALANYA

The Power Of Releasing I

Hari masih pagi …. Hemmm…. Segarnya…. Matahari masih segar di ujung timur….
Mas Karso siap melangkah.
Setelah tadi malam kerja lembur membersihkan kolam di belakang rumah.
Sudah seminggu mas Karso mengeluh… kolam airnya kotor dan tidak nyaman dipandang
Sampah, tanah, debu, kotoran, batu, kerikil hingga pasir terkumpul mengendap bercampur dengan air kolam yang harusnya jernih.

Ikan jadi sesak nafas, seakan ogah hidup di kolam itu…..
Yang terpantul dan dan terbias dari kolam itu adalah redup, kotor, bau…. Sampah
Air segarnya tertutupi dan terdominasi oleh endapan sampah
Lama-lama kolam itu bisa mati

Jiwa, hati, pikiran, perasaan kita adalah kolam air kita….
Airnya jernih membias kesegaran
Hingga….
Kekhawatiran, trauma, menyalahkan, menghakimi, pengalaman gagal ….
Tiap saat bertambah, mengendap, memenuhi, mengotori ruang bawah sadar kita.
Mendominasi ….
Sehingga kita kehilangan ruang untuk beresonansi, bervibrasi terdominasi pikiran, perasaan negatif.
Jiwa kita bisa mati

Bagaimana membersihkannya… ya DILEPASKAN saja….

Pagi ini Mas Karso langkahnya terasa lebih ringan…. Lebih panjang …. Segarnya air mebias penuh semangat kehidupan….
Semua yang membebani langkah telah dilepaskan.

Pasti anda semua mempunyai cara tersendiri untuk melepaskan pikiran-perasaan negatif….
Kasih tahu dong….!